dari awal tahun sampai akhir tahun ini, gue sudah coba buat mencari pacar baru lagi. motivasi ini muncul seiring dengan seringnya teman-teman setongkrongan nge-bully gue dengan jurus mereka masing-masing. kalo boleh jujur, nggak ada ada bully-an yg positif, setiap di ujung kalimat yg mereka ucapkan selalu berujung dengan rasa sakit batin yg senantiasa mampu mengubah psikis gue. oh, tuhan tolonglah hamba-Mu ini. #PrayForMe :')
ada beberapa bully-an dari mereka yg nggak bisa gue cerna sama sekali, dilain sisi gue juga harus ngebela diri, misalnya :
- Bilang aja kalo kamu itu nggak bisa Move-on ! -
so, what's up, guys? (apa kabs?) kalian tau dari mana kalo gue itu nggak bisa move-on? kalian bisa buktiin itu nggak? nggak usah asal ngomong deh. oke, fix.gue emang jomblo dan ya, kalian tau itu. PUAS!! tapi, kalian harus tau, gue ini sudah move-on, gue nggak pengin lagi menoleh kebelakang, yg di belakang itu masa lalu. come on, guys. masa depan menunggu gue, jadi untuk apa gue harus putar balik kebelakang? Move-on juga nggak harus punya pacar dulu biar bisa dibilang udah move-on. kan, kasian juga dia-nya kalian pacari hanya untuk jadiin alasan kalian udah move-on doang. Move-on nggak seribet itu, guys. cukup dengan mengenang kenangan saja. karena, sesungguhnya kenangan itu milik kalian, guys. dan bila tiba waktunya kalian untuk Let it go, choose is the best for you and don't forget to say, "Bismillah" before. :)
- Bilang aja kalo kamu itu nggak laku-laku ! -
WTF!! say F*cking, Asshole!! for your friend if they are tell that to you. maaf, agak ngasal dikit structure-nya. namanya juga lagi emosi. jujur, gue paling kesel dengar bully-an seperti itu, emang gue ini barang dagangan? yg harus laku dulu sebelum kadaluwarsa. kalo emang iya, harga gue berapa? terus gue di jual di pasar tradisional, pasar grosiran atau di mall? kalo nggak laku juga, jual gue aja di tokobagus.com haha emang, jomblo sehina itu ya, guys? kalian pikir deh, kenapa gue masih jomblo? positif aja, guys. ya siapa tau aja gue belum berani untuk memulai suatu hubungan, atau mungkin juga gue belum nemu pasangan yg sesuai dengan keingingan, selektif itu perlu guys. tapi, ada batasnya juga dong. karena manusia nggak ada yg sempurna, maka sempurnakan lah itu dengan saling melengkapi. ituu!!
- Masa kamu kalah sih, sama si A. Dia sudah punya pacar, loh ! -
Eh, Kampret!! Emang ini ajang balapan Moto GP? yg di tv itu? haha ya, terserah dia lah mau punya duluan kek, mau punya pacar 2 kek, mau punya tanah kek, mau sama janda kek, itu bukan urusan gue. dia baru berurusan dengan gue kalo, dia itu sebenarnya suka sama gue. pengin gue panggil ngopi bareng, terus ngajakin ngobrol, kemudian kami tatap-tatapan, tangan gue mulai menggempal dan #ceddaarrrr gue memberikannya sebuah begom mentah. haha kampret banget, lu kata gue homo! huft~ menurut gue, mencari pasangan itu nggak perlu terburu-buru. nikmatin aja dulu, lo bebas buat nentuin siapa jodoh lo, minta restu ke Tuhan, trus lo harus siap buat ngejemput dia. pastiin lo udah kenal orang itu dan lo udah berikan sinyal positif untuknya. percayalah dia mau terima lo. now, you must make him/her happy in your side. :)
nah, jadikanlah bully-an itu sebagai motivasi buat kalian, jangan karena sekali bully kalian harus nangis meratapi nasib. bangun dan bangkitlah, buktikan kalo kalian bisa, kalian mampu. tunjukkan ke mereka yg ngebully kalo kalian itu jauh lebih baik dari mereka. tanamkan di hati, "Bully Never Make Me Cry" justru menjadikan kalian lebih kuat. tetap semangat, guys. keep Fighting ! ;)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar